Izzah&Khansa homepage
Barisan pedang pena sahabat
Thursday

...


Biar Kuterima Apa Adanya

 

Za, mau kesekret ya? Bareng yuk! Seru Uni Fivin, kabid bidang keputrian Birohmah, ketika melihatku keluar dari gedung tempatku kuliah...

 

Di sela langkah menuju sekret Birohmah...

Uni, kalo seandainya...(sekilas mataku tertuju pada sosok -afwan- pincang seorang ikhwan yang berjalan di depan kami) murobbiyah uni merekomendasikan seorang ikhwan..."Terus...!?? " Antusias uni menaggapi (ehem! ) Terus...Ikhwan itu luaaaar biasa! Akhlaknya menawan...kontribusinya dalam dakwah serta pemahaman Diennya gak diragukan...dan hapalannya pun...mengagumkan! Tapi...beliau gak sempurna! Katakanlah...seperti ikhwan itu misalnya. Apa...uni bersedia menerimanya??

 

Diam...

Hm...gimana ya Za...uni belum bisa bilang menerima atau enggak. Uni gak mau memungkiri bahwa sesungguhnya fitrah bila kita menginginkan hal yang terbaik dari calon pasangan kita. Manusiawi. Tapi kita adalah sosok yang sudah tertarbiyah dan sedikit banyak sudah tahu bagaimana sebaik-baik kriteria dalam memilih calon suami. Pilihlah ia karena agamanya, niscaya engkau akan selamat... kalau pun kemudian Allah memberikan dia yang memiliki kelebihan dari segi fisik, kekayaan mau pun keturunan sebagai jodoh kita, maka itu bonus dari Allah yang patut untuk disyukuri. Mungkin sekarang uni cuma bisa bilang bahwa uni sedang berusaha mengkondisikan diri untuk menghadapi kemungkinan itu. Uni berharap uni bisa ikhlas, dan menerima dia apa adanya.

 

Berdialog dengan hati....

Uni benar. Lalu bagaimana denganku? Bisakah aku ikhlas menerima bila sosok seperti itu yang kelak Allah hadirkan untukku??

 

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita....(QS. Ali Imron: 14)

 

Harus kuakui, bahwa ada kepentingan fitrah kemanusiaan dalam pernikahan, yang mencakup wilayah perasaan laki-laki mau pun perempuan, pilihan selera, keinginan dan harapan, cita-cita, gambaran keindahan, bentukan idealitas, dan lain sebagainya. Laki-laki sah saja memiliki sejumlah keinginan terhadap calon istri yang diinginkan. Wajah, penampilan, suku, sampai tinggi dan berat badan, warna kulit dan seterusnya. Sebagaimana perempuan tidak dilarang untuk memiliki sejumlah harapan ideal mengenai calon suami. Tampan, kaya, terhormat dan lain sebagainya. Tapi...

 

"...Pilihlah berdasarkan agamanya, niscaya engkau selamat".(HR. Bukhari dan Muslim)

 

"Bisa jadi orang yang tampak kusut, berdebu, kumal pakaiannya dan tidak diperhatikan orang, kalau dia berdoa memohon kepada Allah justru akan dikabulkanNya".(HR. Muslim, Ahmad dan Hakim)

 

Rabb...bila memang sosok seperti itu yang kelak Engkau hadirkan untukku - bila itu membawa kemaslahatan bagi dakwah dan DienMu -  maka ajari aku untuk ikhlas menerimanya. Dan hadirkan rasa cintaku padanya karena kecintaannya padaMu....

 

Jadi gitu ya ni...?

"Iya, lagian kita juga harus inget azas cermin diri lah Za. Kalo pengen dapet yang kayak Rasulullah, berarti udah cukup PD ngaku-ngaku udah kayak Siti Khadijah or 'Aisyah. Kalo mau dapet yang kayak Ali r.a, inget-inget apa cerdasnya kita udah kayak Fatimah Az Zahra".

 

Yup! Jadi inget cerita seorang akhwat tentang masalah ini. Konon, ada seorang ikhwan yang udah pengen nikah mendatangi ustadznya. Si ikhwan lalu mengutarakan niatnya. Kemudian, sederetan kriteria calon istri idaman pun diajukan. Lalu, apa kata sang ustadz?? Subhanallah akhi, kriteria antum begitu ideal, mendekati sempurna malah. Tapi sekedar informasi dari ana, akhwat juga pada minta kriteria ikhwan dengan ciri-ciri seperti ini, bukan yang seperti antum....(tahukan maksudnya??Hiks...hiks...hatiku tercabik....  ßjerit hati sang ikhwan.

 

Hhhh....Moga aja kesempatan meraih syurga tidak tertangguhkan hanya karena fisiknya gak sempurna ya ni...Nggg...ngomong-ngomong....uni kapan nich nikahnya?? Udah tua, ntar keduluan yang muda tahu rasa lho!! "Ya...kapan ya...eh, ngapain nanya-nanya!!? Mencurigakan, awas ya kalo berani ngeduluin uni!!" Ih, gak janji ya...namanya ibadah, fastabiqul khairat dong...!! Hehehe... "Huh, dasar anak kecil !!"

 

By. Izzah

Kamis, 25 Mei 2006 di 21:07 p.m koe

 Sumber pikiran :") : Di Jalan Dakwah Aku Menikah By. Ust. Cahyadi Takariawan




Posted by .: Sahabat ^ Sejati :. at Thursday, August 03, 2006

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments









.: Sahabat ^ Sejati :.
Izzatunisa dan Al-Khansa adalah dua sahabat yang berjuang untuk bertaqwa, meski berukhuwah di dunia maya namun semuanya terasa sangat nyata, ada cinta ada rindu Tuk selalu kembali pada muara keimanan.
Dari setiap sudut yang gelap....untuk terus menulis menuju cahaya yang terang.

Gallery Jundulloh Kids

salam sapa, taujih & pesan..silahkan diisi
Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x


.::Sering Mengunjungi::.


eramuslim

keadilan

Qur'an Reciter

boemi-islam

cybermuslim

republika

alsofwah

info palestina

manajemen qalbu

galeri keadilan

radio tarbiyah

hudzaifah

myquran

kota santri

muslim.or.id

lirik nasyid




If you want to be updated on this weblog Enter your email here:
Credits
Template: elementopia
Image: image cafe
Edited by:
BLOGDRIVE
TEMPLATES
Elementopia : Wild Flower

Blogdrive
rss feed